Tuesday, September 16, 2014

WARTAWAN SKPK ADALAH ORANGTUA MURID SDN PULOGEBANG 13 PAGI SATU KOMPLEKS DENGAN SDN PULOGEBANG 17 PAGI

Pungutan Uang (KJP) Di SD Negeri 17 Pulo Gebang


images
Jakarta skpknews.com—Telah terjadinya pungutan Kartu Jakarta Pintar (KJP),tersebut Di SD Negeri 17 Pulo Gebang ini dikenakan biaya pungutan sebesar 250.000 Rupiah permurid yang mendapatkan (KJP), itu dilakukan Oleh Kepala Sekolahnya dan Gurunya”itulah laporan dari salah satu Ortuamurid Kelas 5 kepada Wartawan skpknews.com Rabu tanggal 10 september 2014,yang diketahui nama seorang Gurunya adalah wiwin dan  nama Anak muridnya bernama Amanda,padahal uang itu adalah uang Anggaran dari pemerintah DKI Jakarta untuk menambah prasarana  murid yang membutuhkan bahan pendidikan”,seperti dikutip dari bahasa oknum Guru ini kepada ortua murid  di potong Uang admitrasinya ya buk” itulah kata-kata yang dilontar oknum Guru tersebut kepada ortua murid.
Berawal dari Pendidikan SD sampai kepajabat Tinggi Korupsi semakin menjamur,Sekarang bukan hanya pejabat Tinggi Saja yang melakukan Korupsi tetapi dikalangan kelas Bawah juga sudah melakukan Korupsi,seperti terjadi di SD Negeri 17 pulo Gebang ini sudah melanggar dari peraturan mendiknas dan sudah menyalah gunakan Jabatan,UU  No.28 tahun 1999 tentang penyelenggaraan negara yang bebas dari Korupsi Kolusi Nepotisme.tetapi masih saja terjadi  pungutan di sekolah tersebut,seperti uang sampul sampai keuang admitrasi padahal Intruksi dari Pemerintah bahwa pendidikan  yang diutamakan tetapi bagi masyarakat kecil belum merasa kalau pendidikan di Indonesia digratiskan tidak ada uang Admitrasi ataupun Uang pungutan yang lainnya karna disetiap Tri Wulan sudah ada Anggarnnya Seperti Dana Bantuan Operasi Sekolah (BOS) tetapi Oknum-oknum Guru tersebut masih Kurang Saja dengan anggaran yang dikeluarkan oleh pemerintah,Saat Wartawan Skpknews.com menginformasikan pihak sekolah dan langsung menanyakan kepada  kepala sekolah SD Negeri 17 Pulo Gebang itu biasa saja dan seperti orang tak bersalah atas kedatangan Wartawan.(ali/Charles.m)


Luar biasa yah......seorang orangtua murid dari kalangan masyarakat lingkungan SDN Pulogebang 17 Pagi begitu tidak perdulinya dengan dirinya sendiri berada dalam lingkaran pelecehan nama baik kami.

Wartawan.....Ali menurut pandangan saya adalah seorang Pemula...ya maklum saja bisanya memuat berita tanpa konfirmasi masalah tanpa validasi  ke sekolah sudah tayang di media siber, menurut saya perbuatan ini melanggar kode etik jurnalis sebab sumber beritanya pun tidak valid.

Kami berharap masalah ini jangan terulang lagi 

Salam Kami untuk SKPK News.com

Monday, September 8, 2014

SOAL ULANGAN KLS VI SMT II



           PEMERINTAH DAERAH KHUSUS IBU KOTA JAKARTA
               SDN PULOGEBANG 17 PAGI
             ULANGAN TENGAH SEMESTER II


 
Nama                      :                                                                             
 Kelas/Semester      : VI/ II
Mata Pelajaran       : IPA                                                                       Nilai        :


 

Petunjuk !
Bacalah soal dengan teliti dan benar !
Kerjakan soal yang mudah terlebih dahulu !
Periksalah kembali jawabanmu sebelum diserahkan !

1.      Untuk melakukan gerak kita membutuhkan …..
a.       Energy                   b.   gaya                       c.   dorongan               d.   tarikan
2.      Permainan jungkat jungkit mempunyai …..
a.       Titik tumpu diantara beban dan kuasa
b.      Kuasa titik tumpu dan beban
c.       Beban diantara titik tumpu dan kuasa
d.      Kuasa diantara titik tumpu dan beban
3.      Alat yang digunakan untuk mengukur besar kecilnya gaya adalah …..
a.       Barometer             b.   Dynamometer       c.   Ampermeter          d.   Termometer
4.      Karet pentil digunakan pada ketapel karena bersifat …..
a.       Kaku                     b.   lentur                     c.   mudah putus          d.   keras
5.      Pada traktor pegas, karet digulung pada bilah bambu belakang. Semakin panjang karet yang digulung, gaya pegas …..
a.       Semakin kecil        b.   Berubah-ubah        c.   Semakin besar       d.   Tidak terpengaruh
6.      Lampu neon mengubah energy listrik menjadi energy …..
a.       Bunyi dan cahaya                                     c.   Panas dan cahaya
b.      Cahaya dan gerak                                     d.   Panas dan bunyi
7.      Energy listrik dapat diubah menjadi bentuk energy lain. Kelompok alat yang mengubah energy listrik menjadi energy gerak adalah …..
a.       Radio, televise dan kipas angin
b.      Pengering rambut, solder listrik dan televise
c.       Teko listrik, kompor listrik dan dispenser
d.      Kipas angin, mesin cuci dan bor listrik
8.      1.  Rumah        3.  Perkebunan
2.  Pabrik         4.  Gedung-gedung
Energy listrik disalurkan ke …..
a.       1 dan 2                                                      c.   2, 3 dan 4
b.      1, 2 dan 3                                                  d.   1, 2 dan 4
9.      Sumber energy yang memanfaatkan bahan kimia adalah …..
a.       Generator              b.   Dynamo                c.   Baterai                   d.   Sel surya
10.  Rangkaian listrik di rumah biasanya menggunakan rangkaian listrik …..
a.       Seri                        b.   Bebas                    c.   Paralel                    d.   Campuran
11.  Benda yang termasuk konduktor listrik adalah …..
a.       Sumpit                   b.   Kawat tembaga     c.   Sedotan                 d.   Karet gelang
12.  Alat yang dapat menghasilkan energy listrik adalah …..
a.       Motor listrik          b.   Generator              c.   Isolator                  d.   Konduktor
13.  Energy yang dimiliki oleh benda yang bergerak disebut …..
a.       Kinetic                                                      c.   Potensial gravitasi
b.      Potensial pegas                                          d.   Kimia


Sunday, September 7, 2014

RINDU



RINDU

      Terkadang hati in bertanya: " Kapan aku bisa menikmati keberhasilan dalam mendidik anak-anak ku terlihat lebih dari anak-anak yang dari sudah berhasil?" Kadang setelah selesai menganalisa data kempuan daya serap dan ketuntasan kurikulum ,kadang hati ini sering bertanya: "Apakah aku yang salah atau anak didikku yang tidak mampu menyerap semua maksud dan tujuan yang aku ajarka?"
      
      Semua pertanyaan itu ingin aku pecahkan melalui penelitian dengan mengumpulkan data dari keseluruhan yang berkaitan dengan anak didikku. N amun apakah dengan itu semua dapat di samakan menjadi suatu pola dalam proses KBM yang aku inginkan?

      Terkadang memang sangat menyakitkan bila dikutip pernyataan-pernyataan kalangan elit pendidikan yang selalu merendahkan kemampuan guru khususnya guru SD, sungguh pahit kata-kata itu bila didengar.
Seiring dengan pernyataan mereka apakah mereka juga mampu melakukan tugas kami lebih dari yang kami punya? sehingga mengakibatkan anak didik se maju dan sepinter yang diinginkannya? hmmm...... itulah kadang yang membuat aku tegar dalam melaksanakan tugas dan itu pula yang aku pecahkan melalui penelitian.

      Sebelum aku jauh melangkah aku juga ingin dukungan dari semua pihak yang berhubungan denga pendidikan memahami posisi profesi kami. Apakah itu mendukung? ya semoga semua pihak mengerti dan mengeri keluhan ku.

Wednesday, August 17, 2011

INSTRUMEN AKREDITASI SD/MI


Standar Standar Isi

1
Sekolah/Madrasah melaksanakan kurikulum berdasarkan muatan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).

 A
 B
 C
 D
 E

2
Sekolah/Madrasah mengembangkan kurikulum dengan melibatkan pihak terkait berpedoman pada panduan penyusunan kurikulum yang disusun oleh BSNP.

 A
 B
 C
 D
 E

3
Sekolah/Madrasah mengembangkan kurikulum dengan menggunakan prinsip pengembangan KTSP.

 A
 B
 C
 D
 E

4
Sekolah/Madrasah melaksanakan pengembangan kurikulum melalui mekanisme penyusunan KTSP.

 A
 B
 C
 D
 E

5
Sekolah/Madrasah melaksanakan kurikulum dalam bentuk pengajaran berdasarkan prinsip pelaksanaan kurikulum.

 A
 B
 C
 D
 E

6
Sekolah/Madrasah menyusun silabus mata pelajaran muatan lokal dengan melibatkan pihak: (1) kepala sekolah/madrasah, (2) guru, (3) komite sekolah/madrasah atau penyelenggara lembaga pendidikan, (4) dinas pendidikan kabupaten/kota atau Kandepag, dan (5) ins

 A
 B
 C
 D
 E

7
Sekolah/Madrasah melaksanakan program pengembangan diri dalam bentuk kegiatan konseling.

 A
 B
 C
 D
 E

8
Sekolah/Madrasah melaksanakan program pengembangan diri dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler.

 A
 B
 C
 D
 E

9
Sekolah/Madrasah menjabarkan standar kompetensi(SK) dan kompetensi dasar (KD) ke dalam indikator-indikator untuk setiap mata pelajaran.

 A
 B
 C
 D
 E

10
Sekolah/Madrasah menerapkan kegiatan pembelajaran sesuai dengan ketentuan yang tertuang pada lampiran Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006.

 A
 B
 C
 D
 E

11
Guru mengalokasikan waktu untuk penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur kepada siswa maksimal 40% dari alokasi waktu tiap mata pelajaran.

 A
 B
 C
 D
 E

12
Pengembangan KTSP dilaksanakan dengan mengacu kepada: (1) Standar Isi, (2) Standar Kompetensi Lulusan, (3) berpedoman pada panduan penyusunan kurikulum yang disusun oleh BSNP, serta (4) memperhatikan pertimbangan komite sekolah/madrasah.

 A
 B
 C
 D
 E

13
Sekolah/Madrasah mengembangan silabus mata pelajaran dengan menggunakan 7 langkah pada Panduan Penyusunan KTSP

 A
 B
 C
 D
 E

14
Dalam mengembangkan KTSP, guru menyusun silabus setiap mata pelajaran yang diajarkan.

 A
 B
 C
 D
 E

15
Sekolah/Madrasah memiliki silabus untuk setiap mata pelajaran sesuai dengan panduan penyusunan KTSP.

 A
 B
 C
 D
 E

16
Sekolah/Madrasah menentukan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)setiap mata pelajaran melalui rapat dewan guru.

 A
 B
 C
 D
 E

17
Sekolah/Madrasah menentukan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dengan memperhatikan unsur: (1)karakteristik siswa, (2) karakteristik mata pelajaran, dan (3) kondisi satuan pendidikan.

 A
 B
 C
 D
 E

18
Sekolah/Madrasah menjadwalkan awal tahun pelajaran, minggu efektif, pembelajaran efektif, dan hari libur pada kalender akademik yang dimiliki.

 A
 B
 C
 D
 E

Program


  • -